Skip to main content

Posts

Mas Iwan Today

                Setelah hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan taun demi tahun pun terlewati. Mengingatkanku kala waktu begitu cepat sekali berlalu. Tak sadar, semuanya telah berganti. Berproses dan berubah untuk jadi lebih baik. Kemarin, dua hari yang lalu tepatnya, mas iwan mengirimiku sebuah pesan di facebbook. Sekedar basa-bbasi menanyakan kaba dan bagaimana keadaan setelah hujan abu di darah masing-masing. Antara Boyolali dan Ponorogo. Lalu kuberanikan diri untuuk menanyakan kapan mas Iwan akan punya anak. Secara, sudah hamper satu taun ini mas Iwan menikah, dan aku nggak datang di hari spesialnya itu. Ternyata naknya lahir nggak lama lagi, bulan maret. Bulan depan. dan anaknya cewek.                 Cepat sekali waktu mengalir tanpa terasa. Rasanya baru kemarin aku masih sering main dan jalan-jalan bareng mas Iwan. Ra...

Memahami Cara Berekspresi Setiap Orang

      Setiap kepala yang sudah memimpin badannya untuk menjalani kehidupan, mengalami pendidikan yang berbeda-beda dari lingkungan dan keadaan keluarga yang juga berbeda-beda. Setiap orang juga memiliki pengalaman yang tidak sama dengan manusia yang lainnya. Jangankan orang yang berbeda rumah, beda orang tua, beda daerah, negara, dan pendidikan yang didapat. Orang kembar saja penulis yakin mereka memiliki pengalaman yang berbeda. Jangankan orang kembar yang masih terpisah badanya, dua anak yang kembar siam, memiliki satu tubuh, satu jantung, atau bahkan satu hati, selama mereka memiliki dua kepala, penulis yakin mereka punya pengalaman yang berbeda walaupun selalu bersama.      Dari lingkungan, pendidikan, orang tua, dan faktor-faktor eksternal lainnya seperti apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan, sesorang terbentuk. Jelas, dari hal-hal tersebut yang berbeda antara yang seseorang dapat dan orang lain dapatkan, kita semua memiliki cara berpikir dan car...

Tentang Sepinya Malam

  Dan demi malam                 Apabila telah Sunyi                 Dari dulu, sejak aku doyan nonton film di tv setelah selesai belajar (read: pura-pura belajar) malam, aku jadi suka begadang hingga tengah malam, hingga film yang kuanggap keren selesai, sampai hampir dini hari, sampai hari hampir berganti. Kala itu aku mikirnya acara tv di jam-jam itu lebih keren. Stasiun-stasiun tv menayangkan apa yang tidak mereka tayangkan disiang hari. Malam hari jadi lebih asik juga karena saat yang lain sudah tidur, ak bisa comat-comot sisa makan malam sesuka hati, atau juga bisa masak mie instant sendiri tanpa perlu takut dimintain sama yang lain.                 Setelah aku kenal dengan gadget dan internet, ternyata kebiasaan tidur malam itu makin ...

Teman teman luar biasa part 1: Dyah Safira M.U (Manchester United)

    Aku mulai suka internet sejak tahun 2009-an. Sejak kenal Facebook,Kaskus, dan merambat ke banyak situs dan game online yang lain. Aku bener-bener jadi Maniac sama dunia maya. Pagi, siang, malem, sampe pagi lagi, berat rasanya kalau enggak ngenet, walaupun cuma sekedar nge-cek timeline. Dari banyak situs dan game online itu, banyak juga temen virtual yang aku punya, tapi yang namanya temen maya atau temen virtual itu gak bakal bertahan lama, kalau kita udah bosen maen gamenya ya udah, bukan temen lagi. simple kan?     Tapi beda dengan temen virtual yang satu ini. Dyah Safira. Fira itu adalah, ee bisa disebut temen gak ya? temen seangkatan kakak gw. pernah daftar smp bareng katanya. Fira yang dulu adalah siswi salah satu smp favorit di Boyolali, dia pinter lho, smp nya aja cuma dua tahun. dan dia juga pernah ngambil kursus di salah satu rumah gurunya yang jarak rumah guru itu cuma terpaut beberapa rumah di sebelah timur kediaman gw, walaupun sebenernya d...

Dua puluh dua dua belas tiga belas

    Hari ini adalah dua puluh dua Desember. kan? berarti hari ini adalah hari ibu, dan tiba-tiba aku jadi inget sama Umi. Maaf mi, walaupun aku gak mungkin memberikan apapun. walaupun sekedar kata maaf atau terima kasih. Padahal kehadiranmu sangatlah berarti dalam hidupku. Bahkan kini aku masih bergantung padamu dalam banyak hal. Terima kasih telah bekerja keras untuk menghidupi kamu, anak-anakmu. Masih mau repot-repot untuk menjengukku tiap bulan, walau hanya seorang diri. lelah kau tembus, lapar tak kau pikirkan, hanya untuk kami. Terima kasih untuk semua bimbinganmu. Terima kasih, jiwa dan raga ini kau besarkan. Jadi teringat saat aku masih minta disuapin, Jadi inget dulu kalo aku sakit, siapa yang nemenin kalu bukan umi ;-(     Maaf mi kalau aku belum bisa membuatmu tersenyum bangga. Justru kadang membuatmu menangis karena kecewa, kalaupun aku belum bisa jadi yang terbaik, tapi aku janji, suatu saat nanti aku akan menemanimu di hari tuamu. kau tak perl...

12/12/13

    Udah tau dan paham kan? kalo setiap orang itu punya kelebihan dan kekurangan. Sebagai rasa menghargai hal itu, kita haruslah belajar untuk memahami orang lain, tak selamanya kita yang harus dipahami oleh sesama kita.     Kalo kita mau menghargai orang lain, beserta tetek bengeknya, dan apa saja yang mereka lakukan, kita akan tau kalo bangsat di dunia ini sebenernya cuma dikit, ato bahkan gak ada. karena semua orang itu punya hati. Disinilah kuncinya, sejahat atau sebangsat apapun seseorang, hati kecilnya tetap suci dan senantiasa membimbing dan membisikkan kebaikan kepada pemilik hati itu.

1st of December 2013

Dimana akan ku cari.. Aku menangis seorang diri... Hatiku slalu ingin bertemu.. Denganmu aku bernyanyi..     Ayah...     Dengarkanlah..     Aku ingin bertemu..     Walau hanya dalam mimpi     A da dua pahlawan paling hebat dalam hidupku, yang pertama tak lain adalah ibuku. dan yang kedua adalah ayahku, yang sering ku panggil 'Abah'. Abah adalah lelaki yang sangat menyayangi keluarganya. Tulang ia bangting, keringat ia peras cuma untuk menghidupi keluarganya, dan utamanya, tiga buah hati yang makin beranjak dewasa ini. Abah juga seorang yang berjiwa besar dan berhati lembut. Sungguh beda dengan bapak-bapak yang lain di dunia. kalo yang lain sering menggunakan cara-cara keras, teriakan, atau bahkan pukulan, dan gak sedikit anak yang bilang kalo dia takut sama bapaknya dalam artian takut digebukin atau dimarahin, berbeda dengan abah. Pendidikan dan banyak pengalaman yang ia alami membuatnya berbeda, walaupun ia menerima perl...